Ardhi Arizal Fahmi , SH., CNSP., CIRP., turut mengecam Vidio Viral pelecehan seksual Transmetro Pekanbaru

0 1.781

Pekanbaru, Riau.Tintarakyat.com–

Praktisi Hukum sekaligus Pemerhati Anak dan Perempuan Riau Ardhi Arizal Fahmi, SH, CNSP., CIRP., ikut berkomentar terhadap video yang viral di media sosial baru-baru ini. Pekanbaru adalah kota modern yang madani kok bisa-bisanya hal yang memalukan ini terjadi? Kata beliau dalam sebuah pertemuan para aktivis pemerhati anak dan perempuan riau dan praktisi hukum di Vizz Café Arifin Ahmad Pekanbaru.

Dengan nada emosi Ardhi Arizal Fahmi, SH., CNSP., CIRP., melanjutkan “anak itu adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup sebuah bangsa dan negara, setiap anak harus mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang optimal baik secara fisik, mental, maupun secara sosial”.

“Untuk itu perlu upaya-upaya maksimal terhadap anak agar pemenuhan hak-hak anak dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa adanya perlakuan diskriminatif apalagi tindakan yang mengarah kepada kekerasan maupun seksual” sambung beliau lagi. “Pada dasarnya Negara telah menjamin dan membuatkan payung hukum terhadap perlindungan anak yakni Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang saat ini telah dirubah menjadi Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak”.

Dalam undang-undang tersebut tegas mengatur tentang perlunya pemberatan sanksi pidana dan denda bagi pelaku kejahatan terhadap anak terutama kepada kejahatan seksual. Jikalau terbukti video viral pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur pada bus transmetro pekanbaru tersebut telah memenuhi unsur pidana maka pelaku yang diduga melakukan tindakan tersebut diharapkan mendapat sanksi pidana yang maksimal agar para pelaku kejahatan kekerasan maupun seksual terhadap anak lainnya jera dan berpikir berkali-kali untuk melakukan tindakan asusila tersebut.

Ardhi Arizal Fahmi, SH., CNSP., CIRP., juga menuturkan ” Perlindungan terhadap anak bukan saja tangung jawab Negara, Pemerintah maupun Pemerintah Daerah, akan tetapi tangung jawab kita bersama, tangung jawab masyarakat , Warga Negara Indonesia pada umumnya, hal ini perlu kita sadari bersama agar secara bersama-sama menjaga, melindungi dan memberikan kepastian terhadap anak agar hak-haknya dapat terpenuhi secara maksimal. Dengan kesadaran bersama ini kita bisa menekan tindak kejahatan terhadap anak baik berupa eksploitasi, kekerasan mau seksual”. Menyangkut dugaan pelecehan seksual terhadap anak di Bus Transmetro Pekanbaru kita serahkan penanganannya oleh pihak yang berwajib tutupnya.

 

-Ardhi Arizal Fahmi

Slide ADS

20210620_200827
20210620_200608
20210620_200950
20210620_193725 (1)
20210620_200858
20210620_200827 20210620_200608 20210620_200950 20210620_193725 (1) 20210620_200858

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!