Rusdi Bromi : “nama saya tercemar oleh pemberitaan yang tidak berimbang”

0 1.478

Pekanbaru, Riau.Tintarakyat.com–

aktivis sekaligus tokoh pemuda Riau “Rusdi Bromi” atau yang lebih akrab disapa Romi merasa nama baiknya dicemarkan, oleh berbagai pemberitaan”’ sepihak yang menyudutkannya.

Secara resmi beliau menyampaikan bantahan terhadap pemberitaan yang dinilai sangat provokativ dan tendensius.

Berita yang di tanggapi tersebut antara lain :

1.pemberitaan serta ulasan Portal Berita JejakPerkara.com, yang diposting oleh Dwi Hartoyo

Dan penulis/editor (Anhar Rosal) Tanggal 11 Juli 2022 yang berjudul “Jarah Sawit Petani, Anggota Koperasi Laporkan Diduga Orang Suruhan HMY” ;

2.pemberitaan serta ulasan Portal Berita detikperistiwa.com, penulis/editor (Anhar Rosal) Tanggal 10 Juli 2022 yang berjudul “Diduga Kuat Orang Suruhan Jarah Buah Sawit Petani, Pelaku Dilapor Ke Polda Riau” ;

3.pemberitaan serta ulasan Portal Berita Kuytimes.com, yang diposting oleh ZAKI SIJUNJUNG

Dan penulis/editor (Anhar Rosal) Tanggal 10 Juli 2022 yang berjudul “Sebanyak 12 Ton Buah Sawit Dijarah, Anggota Koperasi Laporkan Ke Polda Riau” .

Saat di temui awak media selasa 14 Juli 2022 di Lokomotif Pekanbaru, Rusdi Bromi menyampaikan keberatan dan sanggahan atas pemberitaan tersebut,” .

Dalam paparannya Rusdi Bromi menyampaikan :

1. Bersama dengan Surat ini, Saya sampaikan sikap keberatan Saya terhadap pemberitaan yang dipublikasi oleh Portal Berita JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com dengan judul sebagaimana tersebut di atas, karena melakukan pemublikasian berita yang diduga dilakukan dengan cara sepihak, tanpa melakukan verifikasi serta permintaan klarifikasi terlebih dahulu (Check & Recheck) kepada saya selaku objek yang diberitakan;

2. Dimana semestinya, dalam menyampaikan informasi maupun pemberitaan, Portal Berita JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com sebagai portal berita online, wajib menjunjung tinggi nilai-nilai maupun kode etik jurnalistik dengan baik, khususnya mengenai asas pemberitaan yang independen, komprehensif dan proporsional, dimana asas-asas tersebut menekankan pada prinsip penyajian berita secara berimbang, luas dan lengkap, tanpa adanya kepentingan pribadi serta intervensi dari pihak manapun, dimana untuk itu Saya sangat menyoroti beberapa redaksi yang Saya anggap cukup provoktif dan tendensius, dimana hal tersebut sangat mengganggu dan mencederai harkat dan martabat Saya, selaku Warga Negara Indonesia yang harta dan martabatnya dilindungi secara konstitusional. Beberapa redaksi yang Saya anggap provoktif dan tendensius diantaranya:

a. memajang Photo Saya : “Jarah Sawit Petani, Anggota Koperasi Laporkan Diduga Orang Suruhan HMY”( JejakPerkara.com, detikperistiwa.com)

PRINSIP PRADUGA TAK BERSALAH

Keterangan :

Terhadap pemajangan Photo saya. yang melanggar hak privasi Saya, sehingga Saya merasa dihakimi secara tidak langsung oleh pemberitaan yang ada, yang mana seharusnya JejakPerkara.com, detikperistiwa.com dalam menyajikan pemberitaan memperhatikan prinsip praduga tidak bersalah, yang karenanya menghindari pemajangan photo secara jelas;

b. Redaksi : Romi diduga kuat orang suruhan mantan Ketua Koperasi Produsen Iyo Basamo (paragraf kedua);( JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com)

Keterangan :

Redaksi tersebut sangat amat menyakiti hati Saya, karena berisikan redaksi dan opini yang menghakimi dan bersifat provokatif, dimana saya tidak pernah bertemu dan berkomunikasi dengan seseorang yang berinisial HMY, redaksi tersebut berpotensi dan dapat ditafsirkan seolah-olah Saya telah berkomunikasi ataupun bertemu dengan HMY , padahal faktanya Saya tidak pernah bertemu, tidak pernah berkomunikasi dengan HMY maupun orang yang mewakili HMY, sehingga redaksi tersebut sangat tendensius, serta mengabaikan kewajiban dari JejakPerkara.co JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com untuk melakukan Check and Recheck terlebih dahulu terkait kebenaran informasi sebelum melakukan pemberitaan;

c. Redaksi : Rp 26 Juta (paragraf ketiga);( JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com)

Keterangan :

Redaksi yang disampaikan tersebut bersifat opini yang menghakimi dan merupakan fitnah yang sadis, dapat saja pembaca mengaitkan nilai tersebut dengan saya, dimana tidak seharusnya sebuah opini tanpa dasar dan alasan yang jelas, di muat dalam pemberitaan yang kemudian dipublikasikan secara luas, dimana seharusnya JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com dalam menyajikan berita seyogyanya menggunakan hati nurani, sehingga dapat menjiwai apa yang dirasakan oleh orang yang menjadi objek pemberitaan, terlebih terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dari sana Saya mempertanyakan dasar pernyataan dan pencantuman nilai bayaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut, bahwa hal tersebut merupakan informasi fitnah yang seharusnya tidak dipublikasikan oleh JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com;

KODE ETIK JURNALISTIK

Keterangan :

Redaksi yang disampaikan tersebut secara terang benderang telah melanggar asas presumption of innocence/asas praduga tidak bersalah, dimana pada faktanya tidak ada suatu putusan pengadilan manapun yang bersifat inkracht pada Penjarahan serta pembayaran tersebut adalah bohong, sehingga seharusnya JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com dalam melakukan pemberitaan harus lebih memperhatikan prinsip-prinsip serta kode etik jurnalistik;

Dalam kesempatan yang sama Rusdi Bromi juga menegaskan :

1. Bahwa berdasarkan beberapa alasan dan sanggahan yang telah saya sampaikan tersebut, maka dengan ini pula saya meminta kepada JejakPerkara.com, detikperistiwa.com , Kuytimes.com, untuk melakukan hal-hal sebagai berikut :

Mencabut dan/atau meralat, serta memperbaiki berita yang berjudul “Jarah Sawit Petani, Anggota Koperasi Laporkan Diduga Orang Suruhan HMY”( JejakPerkara.com), “Diduga Kuat Orang Suruhan Jarah Buah Sawit Petani, Pelaku Dilapor Ke Polda Riau”( detikperistiwa.com), “Sebanyak 12 Ton Buah Sawit Dijarah, Anggota Koperasi Laporkan Ke Polda Riau” (Kuytimes.com), tersebut sebagaimana alasan dan bantahan yang telah saya uraikan tersebut, di atas dalam kurun waktu 1 x 24 jam sejak tanggal bantahan saya atas pemberitaan tersebut;

2. Menyampaikan permintaan maaf serta mengakui kesalahan atas pemberitaannya tersebut kepada para pembaca secara online 1 x 24 jam sejak bantahan saya atas pemberitaan tersebut.

Rusdi Bromi yang di dampingi tim kuasa hukumnya juga menyatakan “Saya akan melaporkan balik Pengacara yang berinisial IH atas fitnah dan pencemaran nama baik Saya” Ucap Romi tegas.

 

-Ardhi Arizal Fahmi

Slide ADS

20210620_200827
20210620_200608
20210620_200950
20210620_193725 (1)
20210620_200858
20210620_200827 20210620_200608 20210620_200950 20210620_193725 (1) 20210620_200858

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!